Berpantun Itu Menyenangkan
BERPANTUN ITU MENYENANGKAN
KEGIATAN MENULIS KBMN
Pertemuan 13 ( Senin, 06 Februari 2023)
Materi 13 : Kaidah Pantun
Pemateri : Miftahul Hadi S.Pd
Moderator : Da'il Ma'ruf, M. Pd
Sesuai dengan materi yang dibahas pada pertemuan kali ini.
Moderator memulai pembicaranya dengan
pantunnya.
Buah kelapa dimasukkan ke gelas
Jatuh ke semak tanpa ampun
Tak terasa sudah pertemunan 13
Yuk kita simak materi pantun.
Narasumber adalah seorang lulusan KBMN Angkatan 17, belaiu
mengajar di SDN Raji Demak.
Pantun merupakan salah satu jenis karya sastra lama yang
masih dipakai sampai sekarang. Pantun masih bisa dipakai pada saat ini karena
sastra ini merupakan sastra yang manarik dan kreatif intinya mampu mewakili
penuangan ide, gagasan atau persaan kita. Selain itu juga bentuknya indah,
kata-katanya menarik enak didengar dan saeana komunikasi seni yang hidup.
Menurut beliau pantun merupakan kekayaan bangsa Indonesia
berupa seni verbal. Pantun diakui UNESCO
sebagai warisan budaya tak benda pada sesi ke 15 Intergoverenmental Committee
for the Safeguarding of the Intangible
Cultural Heritage di Kantor Pusat UNESCO di Paris, Prancis. (17 Desember 2020).
Pantun tradisi asli Indonesia
·
Indonesia memilki kekayaan seni verbal yang
sangat beraneka ragam, salah satunya adalah pantun.
·
Beberapa pertunjukan pantun bersifat narasi,
misalnya kentrung di jawa tengah dan Jawa Timur menggunakan struktur ‘pantun’ untuk menceritakan kisah-kisah
sejarah keagamaan atau sejarah local dengan iringan gendering.
·
Pada
hakikatnya, Sebagian besar kesusastraan tradisional Indonesia membntuk pondasi
dasar pertunjukkan genre campuran yang kompleks. Seperti ‘randai’ dari
Minangkabau wilayah Sumatra Barat yang mencampur antara seni music, seni
tarian, seni drama, dan seni bela diri
dakam perpaduan seremonial yang
spektakuler,
Definis pantun
Pantun adalah rangkaian kata yang terdiri dari empat baris,
dua baris pertama disebut dengan sampiran dan dua baris berikunta disebut isi.
Pantun menurut Renwatd Branstetter (Suseno, 2006,
Setyadiharja, 2018, setyadiharja 2020) berasal dari kata ‘pan’ yang merujuk
pada sifat sopan dan kata ‘tun’ yang merujuk pada sifar santun.
Menurut Husein, 2019 kata ‘tun’ juga dapat diartikan sebagai
pepatah dan perbahasa.
Menurut Mu’jizah, 2019, pantun berasal dari kata akar ‘tun’
yang berarti baris atau deret. Asal kata pantun dari masyarakat
Melayu-Minangkabau yang artinya ‘penuntun’. Masyarakat Riau disebut dengan
‘tunjuk ajar’ yang berkaitan dengan etika.
Manfaat pantun
1)
Alat komunikasi sehari-hari
2)
Kalimat awal atau akhir sambutan dalam pidato
3)
Menyatakan persaan, ide, gagasan
4)
Lirik lagu
5)
Ceramah atau dakwah
Ciri-ciri pantun
1)
Satu bait terdiri dari empat baris
2)
Satu baris terdiri dari empat sampai lima kata
3)
Satu baris terdiri dari delapan sampai dua belas
suku kata
4)
Bersajak a-b a-b
5)
Baris pertama dan kedua disebut sampiran atau
pembayang
6)
Baris ketiga dan keempat disebut isi atau maksud
Fungsi pantun
1) Sebagai alat pemelihara Bahasa, pantun berperan
sebagai penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berpikir.
2)
Pantun melatih seseorang berfikir tentang makna
kata sebelum berujar
3)
Secara social pantun memilki fungsi pergaulan
yang kuat
4)
Pantun menunjukkan kecepatan seseorang dalam
berfikir dan bermain kata
5)
Pantun sebagai alat peguat pesan
Bagaimana belajar menulis pantun
1)
Pahami kaidah/ ciri pantun
2)
Menguasai pembendaharaan kata
3)
Menulis si pantun
4)
Menulis sampiran pantun
Memahami kaidah dalam penulisan pantun :
Memotong rebung pokok kuini
Menanam talas akar seruntun
Mari bergabung di mala mini
Dalam kelas menulis pantun
·
Pantun di atas terdiri atas empat baris
·
Baris pertama terdiri atas empat kata baris
kedua terdiri dari empat kata,baris ketiga terdiri atas empat kata dan baris
keempat terdiri atas empat kata.
·
Baris pertama terdiri atas sepuluh suku kata,
baris kedua terdiri atas sepuluh suku kata, baris ketiga terdiri atas sepuluh
suku kata, dan baris keempat terdiri atas sepuluh suku kata.
Persajakan dan rima dalam pantun
·
Rima akhir
Pohon Nangka dililit benalu,
Benalu runtuhkan batu bata.
Mari kita waspada selalu,
Virus corona di sekitar kita.
·
Rima tengah dan akhir
Susun sejajar bungalah bakung,
Terbang menepi si burung elang,
Merdeka belajar marilah dukung,
Wujud mimpi Indonesia cemerlang.
·
Rima awal, tengah, dan akhir
Jangan dipetik si daun sirih,
Jika tidak dengan gagangnya,
Jangan diusik orang berkasih.
Jika tidak dengan sayangnya.
·
Rima lengkap
Bagai patah tak tumbuh lagi,
Rebah sudah selasih di taman.
Bagai sudah tak suluh lagi
Patah sudah kasih idaman.
Untuk me,mudahkan menulis pantun, dimulai dari baris 3 dan 4
tau baris isi dulu. Kemudian baru lanjutkan baris 1 dan 2 atau disebut
sampiran.
Jenis-jenis pantun
·
Pantun nasihat
·
Pantun jenaka
·
Pantun percintaan
·
Pantun muda-mudi
·
Pantun teka-teki
·
Dan lain-lain
Menulis pantun adalah salah satu keahlian bersastra. Dalam
menulis pantun tentunya kita harus mengikuti kaidah-kaidah pantun.
Terimakasih Bapak Miftah atas pemaparannya dan bimbingannya
membuat pantun. Semoga kita bisa menerapkannya.
Komentar
Posting Komentar