Mari Mengelola Majalah Sekolah

Mari Mengelola Majalah Sekolah.

KEGIATAN MENULIS KBMN

Pertemuan 11 (Rabu, 01 Februari 2023)

Materi  11 : Mengelola Majalah Sekolah

Pemateri : Widya Setianingsih, S.Ag

Moderator : Mutmainah, M.Pd

 

Pertama kali belaiu memperkenalkan diri. Beliau adalah seorang guru MI Khadijah Malang. Beliau adalah seorang penulis buku , sudah 30 antalogi dan 1 buku hasil karyanya yang berjudul Laras-Laras Makna dalam Kata. Beliau juga memimpin sebuah redaksi majalah sekolah yang bertajuk KHARISMA di MI Khadijah kota Malang.

Dalam mengawali pemaparannya beliau menyampaikan sebuah puisi :

Kita adalah denting yang beresonansi

Mengurai nada dalam riuh dan sepi

Kita adalah deretan huruf yang berbaris tak berjeda

Mengungkap setiap kisah dalam suka dan duka

Kita adalah seutas tali yeng terhubung dalam tarikan jemari

Berbisik dalam hati , dan bercerita dari dalam mimpi.

 

Hmmm..puisi yang bermakna dalam Bu.

Majalah adalah sebuah wacana atau bacaan yang memuat hal-hal yang penting dari suatu informasi obyek yang diinformasikan. Dalam era digital ini bermunculan majalah-majalah digital. Dari majalah kita akan tahu berbagai informasi baik yang mendidik, menginpirasi mauapun yang menghibur.  Dalam profesi kita sbagai guru tentunya sangat berharap apapun yang ada di sekolah perlu didokumentasikan dan di informasikan ke kahalayak umum, apalagi kegiatan-kegiatan positif ataupun prstasi-prestasi sekolah. Oleh karena itu menurut beliau keberadaan majalah sekolah sangat penting sekali.

Dalam perjalanan beliau menjalankan kegiatan mengadakan majalah sekolah tidaklah mudah. Beliau menjalankannya dengan berbagi kendala, rintangan dan hambatan-hambatan. Dan keteguhan dan keseriusannya akhirnya hingga saat ini beliau masih mengelola majalah KHARISMA di sekolahnya. Majalah yang beliau kelola berisi mencakup beberapa kegiatan di sekolahnya.

Dalam kesempatan ini, beliau berbagi pada kita tips-tips mengelola majalah sekolah :

a)       Niat yag kuat

b)      Pantang mentyerah

c)       Komitmen

d)      Doa

Melanjutkan pemaparan beliau tentang majalah sekolah, Isi dari majalah sekolah selain dari kegiatan-kegiatan siswa karya-karya siswa juga perlu diapresiasikan dengan di tayangkan di majalah sekolah. Kary-karya siswa seperti karya-karay dari keterampilan-keterampilan maupun karya-karya tulis baik fiksi maupun non fiksi. Untuk guru-gurunya pun boleh mendokumntasikan proses pembelajarnnya yang menarik dan akan diberiatkan di majalah sekolah.

Langkah-langkah menerbitkan majalah sekolah :

1)     Menyatuka ide dan gagasan

2)     Mengajukan proposal

3)     Membuat rancangan majalah

4)     Mencari rekanan pendukung, oercetakan, sponsor dan lain-lain.

5)      Melakukan sosialisasi tentang manfaat  pentuingnya suatu majalah pada orang tua siswa.

Langkah-langkah menerbitkan majalah ber-ISBN

1)     Mengisi formulis surat pernyataan, disertai dengan stempel penerbit.  Menunjukkan bukti legalitas penerbit atau Lembaga yang bertanggung jawab (akta notaris)

2)     Membuat surat permohonan atas nama penerbit (bersetempel) untuk buku yang akan diterbitkan.

3)     Mengirimkan atau elampirkan fotocopi karya kita . Biaya sekitar 300 ribu. Lewat penerbit bisa lebih  murah

Perbedaan majalah, tabloid, dan Buletin

a.      Majalah

§  Ukuran umumnya A4, letter dan B5 atau F4

§  Kertas yang digunakan lebih halus dan tebal (paper art/ art cartoon)

§  Memuat artikel yang berisi topik popular bagi masyarakat umum.

b.       Tabloid

§  Ukuran umumnya A3

§  Kertas yang dipakai lebih kasar dan tipis (ketas koran)

§  Cenderung mengangkat tentang gossip, astrologi, berita criminal dan olah raga

 

 

c.       Buletin

§  Ukuran umumnya F4, F5 atau A4

§  Kertas yang dipakai lebih halus (art paper)

§  Memuat artikel topik kejadian popular

Beliau memberikan semangat untuk kita semua bahwa dalam melaksanakan program-program jangan takut gagal, apaun rintangannya kita haris mampu mengahadapinya , insyaallah akan ada banyak kesempatan-kesempatan atau peluang-peluang juga masukan-masukan sehingga menjadi layak.  Berikan rasa cinta kita pada Lembaga dengan membuat sekolah kita menjadi popular dengan mengadakan majalah sekolah. Teruslah berjuang karena akan ada tangan-tangan orang baik yang akan menguatkan Langkah kita.

Terima kasih Bu widya atas semua kiat dan motivasinya. Semoga kita bisa mewujudkannya.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usaha Penerbitan Buku

(PUISI) KEANGKARAAN

Pentingkah Proofreading?