Hadirkan Passion dalam Tulisanmu
Hadirkanlah Passion dalam Tulisanmu
KEGIATAN MENULIS KBMN
PERTEMUAN 2 (Rabu, 11 Janurai 2023)
MATERI 2 : Menjadikan Menulis sebagai Passion
PEMATERI : Sri Sugiastuti, M.Pd.
MODERATOR : Ibu Widya
“Writing Is My Passion”, semboyan yang bagus ini
berasal dari pembicara di pertemuan kedua ini. Sebuah semboyan yang
menginspirasi bahwa dalam melakukan suatu kegiatan harus melibatkan passion
kita supaya berjalan dengan senang hati dan konsisten. Beliau melanjutkan bahwa
dengan passion sesuai dengan arti passion itu sendiri yakni suatu hasrat
atau gairah yang ada dalam diri seseorang. Begitu juga dalam kegiatan menulis
yang melibatkan gairah kita akan menghasilkan tulisan yang bagus dan
terus-menerus.
Gairah atau passion akan selalu mengiringi kita dalam setiap
kegiatan, Setelah kegiatan menulis kita sesuai gairah kita maka ada beberapa
hal lagi yang kita perlukan yakni :
a.
Kehati-hatian dalam menulis
b.
Kecerdasan menulis
c.
Tentukan tujuan yang jelas
d.
Adanya niat menulis untuk kebermanfaatan orang
banyak.
Kehati-hatian dalam menulis sangat dibutuhkan, apaalgi
tulisan kita persembahkan untuk umum. Karena setiap orang pasti adanya beda
persepsi dalam segi obyek dibahas. Setiap pendapat disesuikan dengan ilmu dan
cara pandang masing-masing orang, ditambah dengan latar belakangnya yang
berbeda-beda. Jadilah penulis yang
cerdas sehingga kita bisa memilih dan memilah tulisan mana yang akan kita
publikasikan. Dan kita pun harus menentukan tujuan, mau diarahkan kemana
tulisan kita. Di sinilah pondasi utamanya adalah niat.
Kepiawaian Bunda Kanjeng dalam menyampaikan sesuatu sangat
mengena ke dalam intuisi setiap orang yang mendengarkan. Pembicaraan beliau
juga sangat menginspiarsi saya dalam menulis. Niat, yah diniatkan karena Allah
dan untuk kebermanfaatan banyak orang. Dengan begitu insyaallah pahala yang akan
kita dapat berlimpah. Bismillah ya Bun.
Bunda kanjeng bercerita bahwa beliau memulai kegiatan
menulisnya diumur yang tak muda , diumur menginjak 50 tahun belaiu mengawali
kegiatan menulisnya. Sekarang menulis bukan
lagi sebagai beban tapi menjadi suatu kebutuhan, bisa juga merupakan
food suplemen bagi dirinya.
Beliau juga memberikan resep kepada kita semua bahwa
kegiatan menulis bisa dijadikan healing.
Setiap orang dalam perjalanan hidupnya pasti ada saja menghadapai
bertbagai macam kesulitan baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, lingkungan masyarakat,
lingkungan pekerjaan atau lingkungan Pendidikan. Dan menulis bisa dijadikan
salah satu solusinya. Manfaat menulis ini bukan hanya untuk kita pribadi tapi
juga untuk banyak orang. Barakallah.
Pemaparan beliau tentang berbagai aspek pendukung menulis
sungguh luar biasa, saya sebagai yunior sangat senang dan bahagia mendapatkan
pencerahan yang begitu mengintuisi ini.
Saya sangat tersinspirasi oleh beliau, dengan usia yang tak muda lagi,
beliau masih bersemangat menulis dan memberi bimbingan kepada kami yang masih
pemula.
Menulis merupakan kegiatan pencurahan perasaan, ide dan
gagasan kita. Manakala kita tidak seperti orang lain yang pintar berbicara atau
mahir berbicara , atau disuatu tempat kita bukan orang yang dianggap penting,
yang lisannya atau aspirasinya tak kan didengar, maka dengan menulis bisa
dijadikan sebagai wadah pencurahan perasaan, ide, gagasan kita. Bentuk
tulisannya sangat banyak, bisa kita pilih mana yang sesuai dengan passion kita,
baik itu fiksi maupun nonfiksi/ilmiah.
Dan tentu saja dengan bentuk tulisan ini maka tercapailah tujuan kita,
karena pembaca akan mampu menyerap dan
kalau ada sepaham maka ide atau gagasan kita akan diikuti dan dilaksanakan
sebagai programnya. Dan ini amat sangat membahagiakan.
Terima kasih Bunda, semangat dan sehat selalu.
Komentar
Posting Komentar