Karay Ilmiah menjadi Buku?...Bisakah?

Karya Ilmiah menjadi Buku?...Bisakah?

KEGIATAN MENULIS KBMN

Pertemuan  ke 4 (Senin, 16 Januari 2023)

Materi 4 : Menulis Buku dari Karya Tulis Ilmiah 

Pemateri : Eko Daryono, S.Pd

Moderator : Nur Dwiyanti

Peraturan kepala LIPI nomor 2 tahun 2014 berbunyi :

“karya tulis ilmiah merupakan tulisan perseorangan atau kelompok dari hasil penelitian atau pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang memenuhi kaidah ilmiah.”

Karya tulis ilmiah sederhananya adalah sebuah tulisan ilmiah yang timbul akibat permasalahan-permasalahan atau kekurangan-kekurangan  yang timbul dan diteliti sehingga menemukan pemecahan-pemecahan atau pengembangan dari kesulitan-kesulitan atau kekurangan-kekurangan tersebut. Penulisan karya ilmiah memang tidaklah mudah namun dengan niat dan tekad dengan tujuan memecahkan masalah-masalah yang dihadapi pada akhirnya mampu diselesaikan dengan baik dan memuaskan. Hal ini seperti yang dikatakan oleh John Maxwel adalah seorang tokoh speaker internasioanal mengemukakan bahwa ketika kita menginginkan sesuatu maka kita harus memilki tekad dan kemauan yang kuat, tidak akan berhenti melangkah sebelum tercapai tujuan. Kegiatan menulis juga tidak lepas dari passion selanjutnya john maxwel menambahkan bahwa passion bisa digambarkan sebagai bahan bakar untuk kemauan. 

 

Karya tulis ilmiah dibagi dua, yaitu :

1.     Karya tulis ilmiah non buku :

karya ilmiah bidang akademis : skripsi, tesis, dan desertasi.

Karya ilmiah hasil penelitian : PTK, PTS, best practice, makalah, artikel, dan jurnal.

Karya ilmiah berupa ulasan atau resensi

2.     Karya tulis ilmiah berbentuk buku :

Buku bahan ajar : diktat, modul, buku ajar, dan buku referensi

Buku pengayaan : monograf, buku teks, buku pegangan, dan buku panduan

Buku kompilasi : bunga rampai, prosiding.

 

Struktur karya tulis ilmiah secara umum :

JUDUL

HALAMAN PERSETUJUAN

HALAMAN PENGEESAHAN

HALAMAN PERSEMABAHAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

·       Latar belakang masalah

·       Identifikasi masalah

·       Rumusan masalah

·       Tujuan penelitian

·       Manfaat penelitian

BAB II KAJIAN TEORI

·       Kajian Pustaka

·       Hasil penelitan yang relevan

·       Kerangka pemikiran

·       Tempat dan waktu penelitian

·       Subyek penelitian

·       Data dan sumber data

BAB III METODE PENELITIAN

·       Jenis penelitian

·       Teknik validasi data

·       Teknik pengumpulan data

·       Teknik analisis data

BAB IV PEMBHASAN HASIL PENELITIAN

·       Deskripsi obyek penelitian

·       Hasil penelitian

·       Analisis data

·       Pembahasan

·       Hasil penelitian

·       Analisis data

BAB V PENUTUP

·       Kesimpulan

·       Saran

 

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

GLOSARIUM

 

Hasil karya ilmiah yang telah dibuat bisa dimanfaatkan lagi supaya lebih bemanfaat, karya ilmiah yang kita buat bisa dimofifikasi menjadi buku.

Gaya penulisn karya tulis ilmiah dengan penulisan buku berbeda. Sehingga dalam sistematikannya ada penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan. Penyesuaian-penyesuaian ini bisa dikatakan mengkonversi karya tulis ilmiah menjadi buku.

Ada beberapa cara dalam mengkonversi karya tulis ilmiah menjadi buku, yaitu :

1)    Memodifikasi judul (Judul karya ilmiah dikonversikan menjadi judul buku, tentu dengan kalimat-kalimat yang menarik, mudah diingat dan menggambarkan isi buku)

2)    Memodifikasi sistematika dan gaya penulisan (gaya penulisan karya ilmiah dikonversi dengan gaya penulisan buku, lebih gamblang, mudah dicerna dan tidak terpisah-pisah seperti dalam karya tulis ilmiah)

3)      Memodifikasi BAB I (untuk bab ini lebih mengembangkan di latar belakang)

4)      Memofifikasi BAB II (Bab-bab atau penomoran dalam karya ilmiah disesuaikan dengan gaya penulisan buku)

5)     Modifikasi BAB III (Bab III dalam Karay tulis ilmiah bisa saja dikonversikan dengan menggabungkan bab III dengan BAB II berbentuk narasi dalam penulisan di buku)

6)     Modifikasi BAB IV ( Mengkonversi BAB IV Karya Tulis ilmiah dalam buku merupakan inti isi sebuah buku, dan dalam mengonversinya kita bisa dari awal dengan menuliskan judul karya tulis ilmiah tersebut dalam judul isi di buku dan dilanjutkan pembahasan isi buku termasuk grafik, tabel, gambar dan hal-hal yang ada di BAB IV)

7)     Modifikasi BAB V ( BAB Penutup ini dikonversikan ke Bahasa buku dengan menampilkan simpulan dan saran, dan judul PENUTUP ada baiknya tetap dipakai.)

8)     Modifikasi Lampiran ( lampiran-lampiran disertakan hanya sebagai pendukung)

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengonversi karya tulis ilmiah menjadi buku :

·       Keaslian laporan hasil penelitian

·       Menghindari kompilasi terlalu banyak

·       Mengklasifikasi data yang dipublikasikan

·       Modifikasi Bahasa buku

·       Hindari pengambuilan sumber kutipan berantai

·       Menuliskan semua daftar Pustaka

·       Mengikuti kaidah penyusunan buku ber-ISBN.

Menulis buku dari karya ilmiah merupakan suatu terobosan yang sangat bermanfaat. Terima kasih pa Eko Daryanto,S.Pd, materinya sangat bermnfaat sekali.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usaha Penerbitan Buku

(PUISI) KEANGKARAAN

Pentingkah Proofreading?