Menulis Buku Ajar
Menulis Buku Ajar
MENULIS KBMN
Pertemuan ke 23 ( Rabu, 01 Maret 2023)
Maateri : Menulis Buku Ajar
Pemateri : Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd
Moderator : Mutmainnah
Narasumber kita dalam pertemuan ke 23 ini adalah seorang penulis
buku, selain penulis buku beliau juga seorang assessor BAN PAUD, Jatim. Lulus
cumlaud PRODI PAUD UNESA, Surabaya dan dalam meraih gelar doktornya beliau
kuliah di Universitas Negeri malang.
Awal pembicaraannya kata maaf yang terlontar dari pembicaraan
beliau. Dengan antusias dan gembira bekiau memberikan materi kepada peserta
KBMN tentang bagaimana menulis buku ajar. Bagaimana kita menulis materi bahan
ajar kita sebagai seorang grur drngan mudah. Tips-tipsnya adalah sebagai
berikut :
·
Materi kita adalah
1)
bahan ajar vs buku ajar
2)
Pentingnya bahan ajar dalam pembelajaran
3)
Buku ajar dan buku hasil penelitian/hasil
pemikiran
4)
Cara penulisan buku ajar
5)
Prinsip-prinsip pemilihan materi buku ajar
Yang pertama kita sebagai penulis buku adalah menguasai penguasaan
ilmu, kemampuan berbahasa, dan yang paling pentuing adalah punya komiteman.
·
Bagaimana bahan ajar vs buku ajar?
1)
Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang
digunakan untuk membantu guru/dosen dan mahasiswa dalam kegiatan belajar
mengajar. Bahan ajar dapat berupa bahan tertulis ataupun tidak tertulkis.
2)
Bahan ajar adalah seperangkat materi yang
disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga dapat
tercipta lingkungan dan suasana yang
memungkinkan peserta didik untuk belajar.
3)
Bahan ajar cetak ; buku teks, buku referensi dan
monograf
4)
Bahan ajar mandiri : modul, BAJJ, panduan, petunjuk, pedoman,
atlas, peta, diagram, poster, brosur, leaflet, manual.
5)
Bahan ajar noncetak : internet, web based
corses, e-learning, CAI, pebelajaran berbentuk computer, slide, video, tv,
audio, radio.
Sedangkan buku ajar merupakan salah satu bentuk bahan ajar.
Buku ajar adalah bukuy iomiah berupa uraian materi
pembelajaran yang disusun secara logis dan sistematis dengan Bahasa yang lugas.
Digunakan dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran (Pannen & Purwanto,2001)
Mengapa buku ajar penting dalam pembelajaran?
1)
Guru / dosen lebih banyak waktuuntuk memberi
bimbingan kepasa siswa/mahaiswa.
2)
Siswa/ mahaiswa dapat pbelajar meskipun tidak
ada guru/dosen.
3)
Siswa dapat belajar kapan dan diaman pun.
4)
Siswa tidak terlalu bergantung kepada grur
sebagai satu-satunya sumber informasi.
5)
Siswa dapat belajar dengan kecepatan
masing-masing sesuai denagn potensi.
Mengapa buku ajar wajib diwujudkan oleh seorang guru?
Mengacu kepada trilogi pembelajaran :
1)
Tujuab
2)
Strategi
3)
Penilaian
Keuntungan buku ajar bagi guru/dosen :
1)
Promosi dan kenaikan pangkat
2)
Mendapatkan insentif
3)
Finansial royalty
4)
Eksistensi diri
5)
Media ekspresi
6)
Branding personal dan institusi
7)
Penguatan keilmuan
Guru adalah sebagai agen aktivitas pembelajaran
Guru adalah sebagai peneliti dan pembelajar, karena seorang
guru juga sebagai peneliti maka akan menghsilkan buku referensi , monograf,
artikel ilimah, semua ini bahan untuk menjadi buku.
·
Jenis-jenis buku ajar :
a.
Buku ajar
b.
Buku modul
c.
Diktat
d.
Petunjuk praktikum
e.
Naskah tutorial
f.
Buku hasil penelitian /pemikiran antara lain :
buku refernsi dan monograf.
·
Bagaimana denagn buku ajar vs buku teks ?
Buku ajar pada umumnya :
a.
Ditulis dan dirancang untuk digunakan siswa/ mahasiswa.
b.
Menjelaskan tujuan pembelajaran
c.
Disusun berdasarkan pola belajar yang fleksibel
d.
Strukturnya berdasarkan kompetensi yang akan
dicapai.
e.
Ada pemnerian kesempatan Latihan bagi siswa/ guru
f.
Selalu memberikan rangkuman
g.
Kepadatan berdasarkan keutuhan siswa/mahaiswa
h.
Dikemas untuk digunakan daklam pembelajaran
i.
Mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan
balik dari siswa/ mahasiswa
j.
Mencantumkan petunjuk penggunaan buku ajar
·
Buku teks pada umumnya :
a.
Dityulis terutama untuk digunakan dosen atau
pembeca umum, dipasarkan secara luas.
b.
Tisdak perlu menjelakan tujuan pembelajaran
c.
Disusun secara liniear
d.
Strukturnya beradasrkan logika bidang ilmu (konten)
e.
Belum tentu memberikan Latihan bagi
siswa/madrasah.
f.
Belum tentu ada rangjuman
g.
Dikemas untuk dijual secara umum
h.
Tidak
mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dan pemakai
i.
Tidak memberikan petunjuk cara mempelajarinya
Cara penyusunan buku ajar :
1)
Penataan informasi (compalation teks)
Guru/dosen melakukan kompilasi bahan dari
berbagai sumber yang telah beredar di gagasan berdasarkan RPS yang telah
disusun.
2)
Pengemasan Kembali (information repackaging)
Guru/dosen melakukan pengemasan kembali
dari sumber yang telah yang telah ada disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi
yang ingin dicapai dalam RPS
3)
Menulis sendiri (starting from scratch)
Guru/dosen menulis sendiri beradasarkan
kepakarannya berdasarkan RPS mata pelajaran yang diampu.
Prosedur Kompilasi
·
Prosedur kompilasi adalh kumpulan seluruh buku,
artikel jurnal ilmiah, dan sumber acuan lain yang digunakan dalam mata
pelajaran seperti yang tercantum dalam daftar Pustaka di RPS
·
Tentukan bagian-bagian buku, artikel jurnal
ilmiah, dan bagian dari sumber acuan lain yang digunakan perbahan kajian sesuai dengan RPS.
·
Fotokopi seluruh bagian dari sumber yang
digunakan perbahan kajian sesuai dengan RPS.
·
Pilahlah hasil fotokopi tersebut berdasarkan
urusan bahan kajian yang sesuai dengan
RPS.
·
Buatlah/trulislah halaman penyekat bahan untuk
setiap bahan kajian BAB.
·
Bahan-bahan yang sudah dilengkapi dengan halaman
penyekat untuk setiap bahan kajian kemudian dijilid rapi (selanjutnya dicopi
untuk dibagi kepada siswa/mahasiswa)
·
Buatlah /tulislah pedoman guru/dosen dan pedoman siswa/mahasiswa
Prosedur pengemasan Kembali Informasi
Informasi yang sudah ada di pasaran dikumpulkan beradsarkan
kebutuhan (RPS+RTM) informasi tersebut dsusun Kembali/ditulis ulang dengan gaya
bahasa dan strategi yang sesuai untuk menjadi buku ajar (digubah) kemudian
ditambahkan :
·
Kemampuan-kemampuan yang akan dicapai
·
Petunjuk belajar bagi siswa/mahasiswa
·
Latihan
·
Ringkasan
·
Umpan balik
·
Evaluasi formatif
Prinsip-prinsip pemilihan matri buku ajar :
a.
Prinsip relevansi
Materi pemelajaran hendaknya ada
hubungannya dan memberikan kontribusi bagi upaya pencapaian capaian
pemeblajaran mata pelajaran dan kemampuan akhir. Misalnya, jika kemampuan yang diharapkan
dikuasai siswa berupa menghafal fakta, maka materi pembelajaran yang diajarkan
harus berupa fakta.
b.
Prisnip konsistensi/ keajegan
Materi pembelajaran harus konsisten dengan
kemampuan akhir yang ingin dicapai . baik dari segi jumlah materi maupun dari
taksonominya. Jika kemampuan akhir yang harus dikuasai siswa emapt macam, maka
materi buku ajar yang harus dikembangkan juga haus enpat macam.
c.
Prinsip kecukupan
Materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai
dalam membantu siswa/mahasiswa menguasai kemampuan akhir yang diharapkan.
Materi tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak .
Sistematika buku ajar :
BAB 1
Pendahuluan
Penyajian
Penutup
Daftar Pustaka
Senarai (glossary)
Tinjauan mata pelajarn
Prakata
Petunjuk penggunaan
buku ajar bagi siswa/mahasiswa
Identitas mata pelajaran
Deskripsi singkat isi buku ajar
Kegunaan mata kuliah bagi mahasiswa
Capaian pembelajaran mata kuliah
Bab 1
Kemampuan akhir indikator
Pendahuluan terdiri dari :
Deskripsi singkat berupa gambaran umum tentang cakupan bab
tersebut.
Relevansi antara bab tersebut dengan penalaman yang telah dimilki
siswa/mahasiswa ataumanfaatbagi mahasiswa.
Penyajian
Uraian atau penjelasan materi (sesuai dengan jenis materi)
dan diikuti dengan contoh-contohnya.
Ilustrasi yang sesuai dengan uraian materi
Tugas dan Latihan yang dilakukan siswa setelah membaca
uraian materi
Rangkuman/ringkasan dari konsep atau perinsip yang dibahas
Penutup
Penilaian konsisten dengan rumusan indikator dan kemampuan akhir
Umpan balik untuk dapat menilai sendiri hasil belajarnya (kunci
jawaban tes )
Tindak lanjut
Daftar Pustaka
Daftar indeks
Terimakasih.
Demikian pemaparan narasumber yang begitu apaik dan lengkap.
Terima kasih bu Dr. Mudafiatun Isriyah,
M.Pd atas materi yang sangat bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar