Poin Buku pada KNP PNS
Poin Buku pada KNP PNS
MENULIS KBMN
Pertemuan ke 25, Senin, 06 Maret 2023
Materi : Poin Buku pada Kenaikan Pangkat PNS
Pemateri : Dr. Imron Rosidi, M.Pd
Moderator : Yandri Novita Sari, S.Pd
Narasumber pertemuan ke 25 ini adalah seorang yang sudah
banyak menerima penghargaan, diantarnya Penghargaan Satya Lencana Pendidikan
dari Presiden SBY tahun 2011, penghargan dari Intek Education Award dan
Platinum Indonesia. Beliau juga seorang penulis buku, karyanya antara lain
“Menulis, siapa takut”,
Penulis buku berjudul "Menulis Siapa Takut", beliau
juga seorang dosen Pascasarjana Uniwara STKIP Pasuruan dan kampus Dalwa Bangil
karena kecintaannya di bidang menulis Pak Imron dipercaya menjadi wakil dalam
Pertukaran Tokoh Masyarakat Indonesia dengan Amerika Tahun 2006 dan menjadi
wakil kalangan guru yang terbang ke Amerika. Tidak hanya Amerika, lelaki
kelahiran kelahiran Surabaya tanggal 10 Juni 1966 ini juga terbang ke Sydney
dan Melbourne tahun 2011, beliau dipercaya mewakil Indonesia karena beliau
mendapat Predikat Guru Berprestasi Tingkat Nasional."
Beliau seorang yang
luar biasa.
Pesan pertama beliau :
“Karya-karya yang hebat dilakukan bukan dengan kekuatan,
tetapi juga dengan ketekunan”
Dalam proses kenaikan pangkat, katanya ada tiga hal pokok,
yakni :
·
Pengembangan diri
·
Publikasi Ilmiah
·
Karya inovatif
Ada 10 Jenis Publikasi Ilmiah, 4 jenis dan 2 jenis PD.
Yang mendapatkan angka kredit :
· Esai / artikel
·
PTK/PTS
·
Opini masuk karya ilmiah popular dinilai 1 atau
2 tergantung diterbitkannya dimana (propinsi atau nasional)
·
Buku puisi/cerpen termasuk karya inovatif
Mulai bulan Juli 2023 akan diberlakukan aturan terbaru
terkait Permen tentang PAK. SKP pengganti perhitungan DUPAK.
Pesan beliau di akhir pertemuan ini :
“Menulislah, agar punya tulisan dan dapat dibuat buku, …lalu
bisa diusulkan untuk penilaian angka kredit kenaikan pangkat guru.”
Terima kasih Pa Narasumber hebat, semoga kita semua bisa
merealisasikan pesan-pesan beliau dengan menulis buku.
Komentar
Posting Komentar